Konsolidasi Mahasiswa Pemuda Provinsi Riau (Kompor Foundation) melakukan investigasi lapangan di Pasar Kodim (Central Plaza) Pekanbaru menyusul keluhan pedagang terkait dugaan pengelolaan pasar yang dinilai tidak berpihak kepada pedagang kecil. Investigasi tersebut merupakan tindak lanjut atas surat permohonan pendampingan dari Perkumpulan Pedagang Pasar Se-Pekanbaru (PPSP) Nomor 10/PPSP/PKU/V/2026.
Ketua Umum Kompor Foundation, Agel Gandiza, bersama tim dari Departemen Kajian Isu dan Advokasi turun langsung ke lokasi untuk menghimpun data melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara terhadap sejumlah pedagang. Dari hasil investigasi awal, tim menemukan sejumlah persoalan yang menjadi sumber keresahan pedagang, termasuk dugaan adanya pungutan di luar ketentuan.
“Para pedagang mengaku dibebani berbagai biaya, mulai dari sewa, listrik, hingga kebersihan, tanpa adanya kesepakatan maupun musyawarah dengan pihak pengelola. Tentu hal ini memberatkan pedagang,” ujar Agel, Sabtu (27/6/2026).
Pedagang Keluhkan Fasilitas hingga Alih Fungsi Ruang
Selain dugaan pungutan, para pedagang juga mengeluhkan kondisi fasilitas pasar yang dinilai tidak memadai. Mereka menyebut sejumlah sarana dan prasarana tidak terawat, namun tetap diwajibkan membayar biaya pelayanan atau service charge.
Dalam investigasi tersebut, Kompor Foundation juga mencatat adanya alih fungsi sejumlah ruang di kawasan Gedung The Sentral yang kini digunakan sebagai kampus, asrama, dan hotel. Menurut keterangan pedagang, kondisi tersebut mengurangi ruang usaha dan menggeser fungsi utama pasar sebagai pusat perdagangan masyarakat.
Agel menegaskan pasar tradisional merupakan ruang penghidupan masyarakat sehingga pengelolaannya harus mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan melibatkan pedagang dalam setiap pengambilan kebijakan. Ia menyatakan Kompor Foundation bersama PPSP akan terus mengawal persoalan tersebut, sementara seluruh temuan lapangan akan dijadikan bahan kajian dan dasar advokasi untuk mendorong tata kelola Pasar Kodim yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada pedagang kecil.







Komentar