Pekanbaru (Riaunews.com) – Peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru menjadi momentum untuk melihat perkembangan ekonomi daerah yang terus menunjukkan tren positif. Berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, jasa, hingga industri kreatif, terus tumbuh dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru dinilai telah menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera. Aktivitas perdagangan yang semakin dinamis serta bertambahnya jumlah pelaku usaha menjadi indikator bahwa roda perekonomian kota terus bergerak.
Pertumbuhan tersebut juga dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini berperan besar dalam menggerakkan ekonomi lokal. Kehadiran UMKM di berbagai sektor dinilai mampu memperluas peluang usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
CEO Asia Small Business Federation (ASBF) Regional Riau, Alfa Nonie, mengatakan perkembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Pekanbaru menunjukkan tren yang menggembirakan. Menurutnya, semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang berani memulai dan mengembangkan usaha.
“Di usia Kota Pekanbaru yang ke-242 tahun, perkembangan ekonomi kreatif dan UMKM menunjukkan pertumbuhan yang cukup positif. Saat ini semakin banyak anak muda dan masyarakat yang berani memulai usaha, baik di bidang kuliner, fesyen, kerajinan, maupun industri kreatif lainnya,” ujar Alfa Nonie di Pekanbaru, Selasa (23/6/2026).
Pelaku Usaha Rasakan Dampak Positif Perayaan HUT Pekanbaru
Alfa menilai semangat kewirausahaan yang tumbuh di kalangan generasi muda menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing daerah. Menurutnya, kreativitas yang terus berkembang dapat melahirkan produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Ia juga menyoroti peran pemerintah, komunitas usaha, dan pemanfaatan teknologi digital yang membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar.
“Dukungan dari pemerintah, komunitas, serta kemudahan akses promosi melalui media digital juga menjadi faktor yang membantu UMKM berkembang lebih luas,” katanya.
Alfa berharap Pekanbaru terus memperkuat posisinya sebagai kota yang ramah bagi pelaku usaha dan ekonomi kreatif melalui program pendampingan, pelatihan, serta kemudahan akses permodalan.
Sementara itu, dampak positif perkembangan ekonomi juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil. Pedagang kaki lima (PKL) sate, Ajo Dapal, mengaku mengalami peningkatan penjualan selama rangkaian perayaan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti berbagai kegiatan peringatan HUT Pekanbaru membawa berkah bagi para pedagang karena meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan.
“Alhamdulillah, membawa berkah. Selama rangkaian HUT Pekanbaru ini dagangan sate yang saya jual laris manis. Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus ada dan Pekanbaru semakin ramah bagi pedagang seperti kami,” ujarnya.
