Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau menggelar Festival Literasi Riau 2026 bertema “Riau Membaca, Generasi Berkarya“, Rabu (5/8/2026). Festival yang berlangsung selama tiga hari ini digelar untuk memperkuat budaya baca masyarakat, khususnya generasi muda, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, mengatakan peningkatan minat baca menjadi tantangan tersendiri di era digital. Karena itu, festival dikemas dengan berbagai kegiatan menarik, seperti gelar wicara literasi bersama penulis dan pegiat literasi, bedah buku, aksi seni budaya, permainan edukatif, hingga kegiatan mendongeng agar literasi lebih dekat dengan masyarakat.
Kunjungan Perpustakaan Terus Meningkat
Indra menjelaskan seluruh pelaksanaan Festival Literasi Riau 2026 didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Perpustakaan Nasional dan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga gerakan literasi di Riau semakin berkembang.
“Berdasarkan data kami, kunjungan ke Perpustakaan Soeman HS menunjukkan tren positif. Pada 2024 tercatat 219 ribu kunjungan, kemudian meningkat menjadi 303 ribu kunjungan pada 2025,” ujarnya.
Menurut Indra, mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar, dengan waktu kunjungan paling ramai pada Sabtu dan Minggu. Pengunjung tidak hanya berasal dari Kota Pekanbaru, tetapi juga dari berbagai kabupaten dan kota di Riau. Dari sisi koleksi, perpustakaan provinsi kini memiliki 70.946 judul buku dengan total 324.632 eksemplar hingga Desember 2025, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sebagian besar penambahan koleksi berasal dari hibah masyarakat dan komunitas literasi.
Perluas Layanan hingga Wilayah Pinggiran
Selain memperkaya koleksi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau juga terus memperluas layanan melalui mobil pustaka keliling yang setiap hari menjangkau wilayah pinggiran Kota Pekanbaru dan melayani permintaan dari berbagai daerah. Dalam waktu dekat, layanan tersebut akan diperkuat dengan tambahan satu unit mobil perpustakaan keliling bantuan Bank BRI yang dijadwalkan diserahkan pada peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau.
Indra berharap Festival Literasi Riau 2026 menjadi momentum untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan masyarakat, bukan sekadar kebiasaan. Menurutnya, budaya literasi yang kuat akan melahirkan generasi yang mampu menghasilkan karya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
