Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kebun Sawit, 51 Paket Sabu Disembunyikan di Selangkangan

Kampar (Riaunews.com) – Seorang pria berinisial M alias Mulia Kamput (56) ditangkap aparat kepolisian saat diduga hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu di area perkebunan kelapa sawit Desa Sungai Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Jumat (29/5/2026).

Dari tangan tersangka, polisi menyita 51 paket kecil sabu dengan berat kotor mencapai 10,91 gram. Puluhan paket sabu tersebut ditemukan tersembunyi di dalam kotak rokok yang diselipkan di bagian selangkangan pelaku.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar mengatakan pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas transaksi narkoba di kawasan perkebunan tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan empat orang yang mencurigakan di lokasi. Saat akan diamankan, dua orang berhasil melarikan diri dan dua lainnya berhasil diamankan,” kata Zuhri, Sabtu (30/5/2026).

Dua orang yang diamankan yakni Muliadi alias Mulia Kamput dan seorang perempuan bernama Anggun. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Anggun tidak terbukti terlibat dalam tindak pidana narkotika dan dipulangkan kepada keluarganya.

Saat menggeledah Muliadi, petugas menemukan sebuah kotak rokok merek On Bold yang disembunyikan di bagian selangkangannya. Setelah diperiksa, kotak tersebut berisi 51 paket sabu yang diduga siap diedarkan.

Selain narkotika, polisi turut menyita satu buah mancis warna hijau dan satu set alat hisap sabu atau bong yang ditemukan di lokasi.

“Dari hasil penggeledahan ditemukan 51 paket sabu yang diduga siap diedarkan,” ujarnya.

Sementara itu, dua pria lain yang sempat melarikan diri saat penggerebekan, masing-masing berinisial Karim dan Ramadhan alias Kuntit, masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kami masih memburu dua pelaku lainnya yang berhasil kabur saat penggerebekan,” tegas Zuhri.