Razia Gabungan di Lapas Pekanbaru, Petugas Temukan HP hingga Pisau Rakitan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Riau bersama aparat gabungan menggelar razia besar-besaran di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kamis (28/5/2026) malam.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan tiga unit handphone dan puluhan barang terlarang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan lapas.

Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau, Maizar mengatakan, razia dilakukan sebagai tindak lanjut program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pemberantasan narkoba dan praktik penipuan dari dalam lapas maupun rumah tahanan.

“Dari hasil razia malam ini, narkoba negatif. Namun ditemukan tiga handphone dan sejumlah barang berbahaya lainnya,” kata Maizar.

Selain handphone, petugas juga menyita 17 pisau rakitan, 14 gunting, 9 silet, 21 pecahan kaca, 27 paku, 19 jarum, 11 mancis, 17 kabel rakitan, tiga charger HP, 22 sendok besi, 25 potongan besi, tujuh sekrup hingga enam kipas angin rusak.

Barang Disembunyikan di Berbagai Sudut Kamar

Razia melibatkan personel gabungan dari Kanwil Ditjen PAS Riau, Polresta Pekanbaru, Brimob, TNI dan petugas internal lapas.

Maizar mengakui peredaran handphone di dalam lapas masih menjadi persoalan serius. Ia bahkan tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan oknum petugas dalam praktik penyelundupan barang terlarang.

“Bisa saja diselundupkan lewat got, makanan, atau melalui oknum petugas. Saya tidak menutup kemungkinan ada oknum yang bermain, tapi saya belum bisa membuktikan siapa,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup mengatakan, penggeledahan dilakukan di seluruh blok hunian mulai dari Blok A hingga Blok F termasuk blok tindak pidana korupsi (Tipikor).

“Seluruh blok kami lakukan razia. Total ada 67 petugas lapas yang dilibatkan dibantu personel TNI, Polri dan Brimob,” kata Yusup.

Ia menyebut barang-barang terlarang ditemukan tersembunyi di berbagai sudut kamar tahanan.

“Ada yang disimpan di ember, lipatan kain, lemari, jemuran sampai tempat air minum,” ungkapnya.

Pihak lapas memastikan akan memperketat pengawasan guna mencegah masuknya barang terlarang, termasuk memaksimalkan penggunaan metal detector dan penguatan integritas petugas.

Razia serentak tersebut merupakan instruksi langsung Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang dilaksanakan di seluruh lapas dan rutan di Indonesia hingga pekan depan.