Pekanbaru (Riaunews.com) – Proses penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi memasuki tahap pemulangan jemaah ke Tanah Air. Jemaah haji asal Provinsi Riau dijadwalkan kembali secara bertahap sesuai kelompok terbang (kloter) masing-masing.
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau menyampaikan, pemulangan jemaah dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan berangkat dari Bandara King Abdulaziz International Airport (KAIAA) Jeddah pada 4 Juni 2026 pukul 02.25 Waktu Arab Saudi.
Sementara itu, gelombang kedua akan diberangkatkan melalui Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz Airport (AMAA) Madinah mulai 20 Juni 2026 pukul 00.35 Waktu Arab Saudi.
Setelah tiba di Bandara Hang Nadim Batam, para jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing sesuai jadwal yang ditetapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H. Defizon, menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah haji asal Riau dapat menjalani perjalanan pulang dengan lancar dan selamat.
Ia juga mendoakan agar seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan baik.
“Perjalanan ibadah boleh berakhir, namun semangat menjadi hamba yang lebih baik harus terus berlanjut,” ujar Defizon.
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Pemulangan jemaah haji Riau akan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Informasi terkait kedatangan dan kepulangan ke kabupaten/kota masing-masing akan disampaikan lebih lanjut oleh PPIH Daerah.
