Kunjungan Wisman ke Riau Meningkat, Tembus 27.505 pada Maret 2026

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau menunjukkan tren positif. Pada Maret 2026, jumlah wisman tercatat mencapai 27.505 kunjungan, meningkat dibandingkan Februari 2026 yang berjumlah 26.679 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Asep Riyadi, menyebutkan kenaikan tersebut secara bulanan (month-to-month) mencapai 3,10 persen. Sementara secara tahunan (year-on-year), jumlah kunjungan melonjak signifikan hingga 50,27 persen dibandingkan Maret 2025.

“Secara tahunan kenaikannya cukup signifikan, mencapai 50,27 persen dibandingkan Maret tahun lalu,” ujar Asep, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, tren kunjungan wisman sempat berfluktuasi sepanjang periode Maret 2025 hingga Maret 2026. Setelah mengalami penurunan pada April 2025, jumlah kunjungan kembali meningkat dan mencapai puncaknya pada Desember 2025 dengan 32.581 kunjungan, sebelum turun di awal 2026 dan kembali naik pada Maret.

Wisman Malaysia Masih Dominan

Dari sisi pintu masuk, sebanyak 8.870 wisman tercatat masuk melalui pintu utama imigrasi pada Maret 2026. Mayoritas menggunakan moda transportasi laut dengan kontribusi 54,32 persen, sedangkan 45,68 persen lainnya melalui jalur udara.

Khusus angkutan udara, jumlah kunjungan mencapai 4.052 kunjungan atau naik 42,98 persen dibandingkan Februari 2026. Secara tahunan, angka ini juga meningkat 55,13 persen.

Secara keseluruhan, kunjungan wisman melalui pintu utama imigrasi meningkat 49,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 62,51 persen dibandingkan Maret tahun lalu.

Asep menambahkan, wisman asal Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Riau dengan jumlah 13.020 kunjungan atau sekitar 47,34 persen dari total wisman. Disusul wisatawan asal Tiongkok sebanyak 2.103 kunjungan, Filipina 1.601 kunjungan, Singapura 1.379 kunjungan, dan India 800 kunjungan.

Sementara itu, kunjungan wisman asal Inggris mencatat kenaikan tertinggi secara bulanan sebesar 48,49 persen. Wisman asal Malaysia juga mengalami peningkatan sebesar 12,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau menunjukkan tren positif. Pada Maret 2026, jumlah wisman tercatat mencapai 27.505 kunjungan, meningkat dibandingkan Februari 2026 yang berjumlah 26.679 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Asep Riyadi, menyebutkan kenaikan tersebut secara bulanan (month-to-month) mencapai 3,10 persen. Sementara secara tahunan (year-on-year), jumlah kunjungan melonjak signifikan hingga 50,27 persen dibandingkan Maret 2025.

“Secara tahunan kenaikannya cukup signifikan, mencapai 50,27 persen dibandingkan Maret tahun lalu,” ujar Asep, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, tren kunjungan wisman sempat berfluktuasi sepanjang periode Maret 2025 hingga Maret 2026. Setelah mengalami penurunan pada April 2025, jumlah kunjungan kembali meningkat dan mencapai puncaknya pada Desember 2025 dengan 32.581 kunjungan, sebelum turun di awal 2026 dan kembali naik pada Maret.

Wisman Malaysia Masih Dominan

Dari sisi pintu masuk, sebanyak 8.870 wisman tercatat masuk melalui pintu utama imigrasi pada Maret 2026. Mayoritas menggunakan moda transportasi laut dengan kontribusi 54,32 persen, sedangkan 45,68 persen lainnya melalui jalur udara.

Khusus angkutan udara, jumlah kunjungan mencapai 4.052 kunjungan atau naik 42,98 persen dibandingkan Februari 2026. Secara tahunan, angka ini juga meningkat 55,13 persen.

Secara keseluruhan, kunjungan wisman melalui pintu utama imigrasi meningkat 49,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 62,51 persen dibandingkan Maret tahun lalu.

Asep menambahkan, wisman asal Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Riau dengan jumlah 13.020 kunjungan atau sekitar 47,34 persen dari total wisman. Disusul wisatawan asal Tiongkok sebanyak 2.103 kunjungan, Filipina 1.601 kunjungan, Singapura 1.379 kunjungan, dan India 800 kunjungan.

Sementara itu, kunjungan wisman asal Inggris mencatat kenaikan tertinggi secara bulanan sebesar 48,49 persen. Wisman asal Malaysia juga mengalami peningkatan sebesar 12,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Komentar