KPK Periksa Direktur PT Bukaka Terkait Dugaan Korupsi Flyover SKA Pekanbaru

Korupsi, Pekanbaru37 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan flyover simpang Jalan Tuanku Tambusai–Soekarno-Hatta atau simpang SKA, Pekanbaru, Kamis (30/4/2026).

Salah satu saksi yang diperiksa adalah Direktur PT Bukaka, Sofiah Balfas. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan dilakukan bersama sejumlah saksi lainnya.

“Saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan proyek flyover jalan di Riau atas nama SB, Direktur PT Bukaka,” ujar Budi.

Lima Saksi Diperiksa

Selain Sofiah, penyidik juga memanggil Victor Yusuf Djanting (Direktur PT Surya Agrochem Mitra Abad), Hendrik Kianto (Direktur PT Sekasa Inti Pratama), Ir Zulkarnain (Direktur PT Bibis Margaraya), serta Abdul Hakim yang merupakan pegawai PT Bukaka.

Budi belum merinci materi pemeriksaan para saksi. Ia menyebutkan, pemeriksaan berlangsung di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau.

“Pemeriksaan dilakukan di kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau,” katanya.

Dalami Kerugian Negara

Sebelumnya, KPK bersama auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan ahli telah melakukan pengecekan langsung di lokasi flyover simpang SKA pada 16 April 2026.

Proses pemeriksaan lapangan tersebut sempat menyebabkan akses menuju flyover Jalan Soekarno-Hatta ditutup sementara untuk mendukung kegiatan penghitungan potensi kerugian negara.

“Pengecekan ini untuk kebutuhan penghitungan kerugian keuangan negara dalam penyidikan perkara terkait pembangunan flyover,” jelas Budi.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni berinisial YN, GR, TC, ES, dan NR.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu sebelumnya menyebut nilai harga perkiraan sendiri (HPS) proyek tersebut mencapai Rp159 miliar. Namun, nilai itu diduga tidak disusun dengan perhitungan yang detail.

KPK masih terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri peran para pihak dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek pembangunan flyover tersebut.