RSUD Arifin Achmad Tangani Kasus Langka Menouria pada Pasien 27 Tahun

Pekanbaru (Riaunews.com) – RSUD Arifin Achmad kembali menunjukkan kapasitasnya dalam menangani kasus medis kompleks dan langka. Tim dokter berhasil menangani seorang pasien perempuan berusia 27 tahun yang mengalami menstruasi tidak melalui jalur normal atau dikenal sebagai menouria.

Kondisi tersebut ditandai dengan perubahan warna urin menjadi kemerahan secara berkala setiap bulan, mengikuti siklus menstruasi. Secara medis, kondisi ini terjadi akibat adanya hubungan abnormal antara rahim dan kandung kemih.

Kasus ini ditangani tim multidisiplin yang terdiri dari Muhammad Adan Yashar dari Divisi Urologi dan Edy Fakhrizal dari Divisi Uroginekologi Rekonstruksi Estetika.

Kondisi Sangat Langka

Dr. Edy Fakhrizal menjelaskan, pasien sejak lahir belum pernah mengalami menstruasi melalui jalur reproduksi normal. Namun, setiap bulan tetap mengalami siklus haid yang ditandai perubahan saat buang air kecil.

Ia menyebut kondisi menouria tergolong sangat jarang, dengan laporan global hanya sekitar 37 kasus yang pernah tercatat. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan seperti fisik, USG, dan MRI, tim dokter memastikan pasien tidak memiliki saluran reproduksi bagian bawah.

Tindakan Rekonstruksi Kolaboratif

Berdasarkan diagnosis tersebut, tim dokter melakukan tindakan rekonstruksi secara kolaboratif dengan melibatkan Parsaoran Nababan. Tim urologi melakukan perbaikan hubungan antara rahim dan kandung kemih serta jalur kemih, sementara tim uroginekologi membentuk saluran reproduksi baru agar proses menstruasi dapat berlangsung normal.

Seluruh prosedur berjalan dengan dukungan tim anestesi yang dipimpin dr. Sony untuk memastikan keamanan pasien selama tindakan.

Pada tahap awal, fokus utama adalah pembentukan saluran reproduksi. Proses berjalan lancar dan saat ini pasien telah dapat mengalami siklus menstruasi secara normal.

Ke depan, pasien diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, termasuk memiliki peluang untuk berkeluarga setelah masa pemulihan. Tim dokter juga merencanakan tindakan lanjutan untuk menyempurnakan fungsi saluran kemih.

Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan terkait menstruasi, agar dapat ditangani sejak dini.