Sekda Siak Ingatkan ASN Waspadai Penipuan Online dalam Edukasi Literasi Keuangan

Siak (Riaunews.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak, Mahadar, menyoroti maraknya penipuan berbasis online yang semakin menyasar masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan edukasi dan literasi keuangan bagi ASN dan pelaku UMKM di Kantor Bupati Siak, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Siak bersama Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Riau ini bertujuan memperkuat ketahanan finansial masyarakat melalui peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan.

Mahadar mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan OJK dan menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi salah satu program prioritas daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Ia meminta peserta mengikuti kegiatan tersebut secara serius agar mampu memahami pengelolaan keuangan yang sehat.

Waspadai Investasi Bodong

Mahadar mengingatkan ASN agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital, termasuk investasi bodong yang menawarkan keuntungan tidak wajar. Ia menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam bertransaksi agar tidak terjadi kebocoran data pribadi yang dapat disalahgunakan.

“ASN jangan sampai terjebak. Hindari transaksi sembarangan yang berpotensi menimbulkan penipuan,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan pribadi secara bijak, termasuk penyediaan dana darurat dan pengelolaan aset.

Terapkan Prinsip Legal dan Logis

Sementara itu, pemateri dari OJK Provinsi Riau, Fajrin, memaparkan berbagai modus investasi ilegal yang kian berkembang. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran keuntungan tinggi tanpa kejelasan legalitas.

Fajrin menekankan penerapan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebagai langkah dasar menghindari penipuan. Masyarakat diminta memastikan lembaga keuangan memiliki izin resmi dan menilai kewajaran keuntungan yang ditawarkan.

Dalam kesempatan itu, peserta juga diingatkan untuk menjauhi praktik judi online yang dapat merusak kondisi ekonomi keluarga. OJK turut menyampaikan prosedur pengaduan bagi masyarakat yang dirugikan oleh layanan keuangan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Diharapkan ASN dan pelaku UMKM di Siak dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing.