BNPB Gesa OMC Tahap II di Riau, 25 Ton Garam Disemai

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menggesa pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap II di Riau sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini telah berlangsung sejak 28 Maret 2026.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Jim Gafur, mengatakan OMC dilakukan untuk menciptakan hujan buatan guna membasahi lahan, terutama kawasan gambut yang rawan terbakar.

“OMC di Riau sudah dilakukan sejak 28 Maret hingga saat ini. Total garam yang sudah disemai sebanyak 25 ton,” ujarnya, Kamis.

Fokus Wilayah Pesisir Timur

Jim menjelaskan, OMC tahap II difokuskan di wilayah pesisir timur Riau yang rawan karhutla, meliputi Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, serta Kota Dumai.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari operasi serupa yang telah dilaksanakan pada awal Februari lalu.

Empat Helikopter Siaga

Selain OMC, pemerintah juga memperkuat penanganan karhutla dengan dukungan armada udara. Saat ini terdapat empat unit helikopter yang disiagakan di Riau, terdiri dari dua helikopter patroli dan dua helikopter water bombing.

“Dua unit untuk kegiatan patroli dan dua unit untuk water bombing,” jelas Jim.

Usulkan Penambahan Water Bombing

Untuk memperkuat upaya pemadaman, BPBD Damkar Riau juga mengajukan penambahan helikopter water bombing. Permohonan tersebut saat ini masih dalam proses karena memerlukan perizinan yang cukup panjang.

“Kami sudah mengajukan kembali untuk helikopter water bombing, saat ini sedang diproses,” tambahnya.

Dengan upaya ini, pemerintah berharap potensi karhutla di Riau dapat ditekan melalui kombinasi hujan buatan dan penguatan armada pemadaman udara.

Komentar