Cegah Karhutla, Penghulu Sungai Nyamok Imbau Warga Tidak Bakar Lahan

Lingkungan45 Dilihat

Rokan Hilir (Riaunews.com) – Penghulu Sungai Nyamok, Daryamin, mengimbau masyarakat di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, untuk tidak membersihkan kebun dengan cara membakar. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan munculnya titik api dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Daryamin menegaskan, masyarakat harus memahami risiko hukum dan dampak lingkungan dari praktik pembakaran lahan. Ia mengingatkan bahwa aparat kepolisian akan menindak tegas pelaku karhutla sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya mengingatkan masyarakat untuk mendukung program pencegahan karhutla dan tidak membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Warga Diminta Patuhi Imbauan

Daryamin menyebut, imbauan serupa sebelumnya juga telah disampaikan oleh camat dan aparat kepolisian setempat. Ia meminta warga mematuhi arahan tersebut demi menjaga lingkungan dan menghindari sanksi hukum.

“Jangan sampai berurusan dengan hukum dan merusak lingkungan. Mari kita bersama mencegah karhutla,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai kepala desa, pihaknya terus mengingatkan warga agar mengikuti arahan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam upaya pencegahan kebakaran lahan.

Polisi Tegaskan Penindakan

Sementara itu, Kapolsek Sinaboi Iptu Irwandy Turnip mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, termasuk memasang baliho imbauan pencegahan karhutla di sejumlah titik.

Menurutnya, penegakan hukum akan dilakukan terhadap pelaku pembakaran lahan.

“Pelaku karhutla akan ditindak tegas sesuai hukum pidana dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan jika menemukan potensi kebakaran.

Diketahui, kondisi cuaca di wilayah Rokan Hilir saat ini cukup panas dan didominasi lahan gambut yang rentan terbakar, sehingga meningkatkan risiko terjadinya karhutla. (Yan)

Komentar