Bengkalis (Riaunews.com) – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis terus digencarkan. Penanganan saat ini difokuskan di sejumlah desa di Kecamatan Bengkalis dan sekitarnya dengan penguatan personel dari berbagai daerah operasi (daops) Manggala Agni.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyebutkan pemadaman di Desa Palkun memasuki hari pertama bantuan kendali operasi (BKO) dari Daops Pekanbaru.
Tim di lapangan dibantu alat berat untuk membuat embung sebagai sumber air. Namun, proses pemadaman belum maksimal karena embung masih menunggu terisi air.
“Pemadaman terus diupayakan dengan skema pemindahan pompa jinjing ke titik api menggunakan sumber air dari embung,” ujar Ferdian, Senin (6/4/2026).
Sebagian Titik Berhasil Dipadamkan
Perkembangan positif terjadi di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, di mana kebakaran berhasil dipadamkan setelah delapan hari operasi. Empat tim gabungan dinyatakan berhasil menuntaskan pemadaman hingga status clear and clean.
Di luar Bengkalis, tepatnya di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, kebakaran juga telah padam pada hari keempat.
Pemadaman Masih Berlangsung di Sejumlah Desa
Sementara itu, pemadaman masih berlangsung di Desa Sekodi dan Kelemantan Barat. Di lokasi ini, tim menghadapi kendala angin kencang yang membuat api sempat menembus sekat yang telah dibuat.
Upaya terus dilakukan dengan memperlebar sekat api serta dukungan water bombing untuk mempercepat pemadaman, meskipun ketersediaan air terbatas.
OMC Belum Temukan Awan Potensial
Selain pemadaman darat, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan melalui satu sortie penerbangan rute Dumai–Rupat. Namun hingga kini belum ditemukan potensi awan untuk penyemaian hujan.
Saat ini, tim Dalkarhut memusatkan kekuatan di Bengkalis dengan total empat regu yang tersebar di Desa Palkun, Kelemantan Barat, Sekodi, dan Kembung Luar.
“Kami konsentrasi di Bengkalis dengan kekuatan empat regu. Mohon doa dan dukungan agar proses pemadaman berjalan lancar,” tutup Ferdian.







Komentar