Pekanbaru (Riaunews.com) – Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan mengimbau masyarakat yang akan mudik pada momen Idulfitri agar memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama pemilik rumah berada di kampung halaman.
Menurut Parisman, tradisi mudik saat libur Lebaran sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. Namun, di balik tradisi tersebut masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.
Ia mengatakan masyarakat sebaiknya melakukan pengecekan menyeluruh sebelum meninggalkan rumah, terutama terhadap peralatan yang berpotensi menimbulkan bahaya.
“Bagi masyarakat kita yang mudik ke kampung halaman dan berkumpul sama keluarga di kampung halaman, agar sebelum meninggalkan rumah untuk mengecek dulu semuanya, baik listrik, kompor dan gas, serta alat-alat yang mungkin bisa membahayakan rumah tinggal,” kata Parisman, Selasa (17/3/2026).
Titipkan Rumah ke Tetangga atau RT
Selain melakukan pengecekan, Parisman juga menyarankan agar rumah yang ditinggalkan selama mudik dititipkan kepada tetangga, pengurus RT/RW, atau petugas keamanan setempat. Langkah tersebut dinilai dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya gangguan keamanan.
Menurutnya, dengan adanya pengawasan dari lingkungan sekitar, pemilik rumah dapat merasa lebih tenang selama menjalani perjalanan mudik dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
“Silakan titip ke tetangga, RT/RW, atau security agar nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan dan yang mungkin akan merugikan keluarga kita, seperti kebakaran rumah atau yang lain-lainnya,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat lebih waspada dan memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat mudik, sehingga perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan nyaman dan tanpa kekhawatiran.







Komentar