Jakarta (Riaunews.com) – Pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia, TVRI, menyiapkan rangkaian agenda menuju pesta sepak bola dunia yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan euforia turnamen secara inklusif di berbagai daerah.
Dalam rilis resmi, TVRI menyebut agenda tersebut merupakan bentuk komitmen menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar semangat dan kegembiraan Piala Dunia bisa dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI, Ezki Tri Rezeki Widianti, mengatakan bahwa rangkaian agenda “Road to Piala Dunia 2026” merupakan persembahan untuk masyarakat agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut merasakan perjalanan menuju ajang tersebut.
“Bagi kami, Piala Dunia bukan saja tentang pertandingan. Ada rasa kebersamaan di dalamnya. Momen ketika orang-orang bisa berkumpul, berbagi cerita, dan merasakan kegembiraan yang sama,” ujar Ezki.
Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak Februari hingga Juni 2026, di antaranya peluncuran serentak “Road to Piala Dunia 2026” pada 1 Februari di berbagai daerah, kegiatan menyapa warga di Car Free Day, roadshow ke kampus, serta nonton bareng pertandingan persahabatan internasional seperti Brasil vs Prancis, Kolombia vs Prancis, dan Brasil vs Kroasia.
Selain itu, TVRI juga menyiapkan agenda yang melibatkan publik secara langsung, seperti pertandingan sepak bola antara artis melawan legenda sepak bola Indonesia, pesta rakyat yang menghadirkan artis papan atas, serta bazar kuliner yang melibatkan pelaku UMKM.
Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Edisi ini menjadi yang pertama digelar di tiga negara sekaligus dan diikuti oleh 48 tim, meningkat dari sebelumnya 32 peserta. Juara bertahan Argentina dijadwalkan memulai laga menghadapi Aljazair di Grup J pada 17 Juni di Stadion Arrowhead, Kansas.







Komentar