32 dari 500 Anak di Pekanbaru Terindikasi Thalasemia Carrier

Kesehatan, Pekanbaru68 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 32 dari 500 anak di Kota Pekanbaru yang menjalani skrining kesehatan dan pengambilan sampel darah terindikasi sebagai Thalasemia Carrier (Minor). Data tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan tim Patologi Klinik RSUD Arifin Achmad bersama Yayasan Thalasemia Indonesia Cabang Riau.

Thalasemia Carrier merupakan kondisi pembawa sifat thalasemia yang umumnya tidak menunjukkan gejala dan memungkinkan penderitanya hidup normal. Namun, kondisi ini berpotensi menurunkan penyakit kepada keturunan dan berisiko melahirkan anak dengan Thalasemia Mayor apabila menikah dengan sesama carrier.

Anak dengan Thalasemia Mayor akan mengalami kelainan sel darah merah dengan gejala pucat kronis, gangguan pertumbuhan, serta harus menjalani transfusi darah rutin setiap bulan seumur hidup dan mengonsumsi obat setiap hari.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli menegaskan data tersebut belum dapat dijadikan acuan jumlah penderita thalasemia di Riau. Menurutnya, penetapan angka pasti harus melalui skrining kesehatan secara menyeluruh.

“Jumlah tersebut tidak dapat dijadikan acuan penderita di Riau, karena harus melalui skrining menyeluruh. Untuk data pasti nanti akan kita konfirmasi lagi,” ujar Zulkifli, Jumat (6/2/2026).

Meski demikian, Zulkifli menyebut ancaman thalasemia berpotensi menyerang kalangan remaja. Untuk itu, Dinas Kesehatan Riau akan mengintensifkan skrining kesehatan yang terintegrasi dengan program penanggulangan penyakit tidak menular, sekaligus mendorong percepatan program Zero Thalasemia.

Ia menambahkan, temuan awal ini akan menjadi perhatian serius dengan melakukan koordinasi dan konfirmasi data bersama pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Riau guna mencegah peningkatan kasus di masa mendatang.

Komentar