Suzuki Resmi Luncurkan Mobil Listrik Vitara di IIMS 2026, Harga Mulai Rp755 Juta

Otomatif184 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) global pertamanya, Suzuki eVitara, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Suzuki memasarkan eVitara dengan harga Rp755 juta untuk varian single tone dan Rp758 juta untuk pilihan warna two-tone. Model ini sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik Indonesia saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 sebelum akhirnya resmi dijual tahun ini.

Secara dimensi, Suzuki eVitara memiliki panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, jarak sumbu roda 2.700 mm, serta ground clearance 180 mm. Mobil ini dibangun menggunakan platform Heartect-e yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik.

Platform Heartect-e diklaim mampu memaksimalkan ruang baterai, meningkatkan efisiensi kendaraan, serta dilengkapi perlindungan tegangan tinggi dan fitur keselamatan canggih. Suzuki menyematkan berbagai teknologi pendukung keselamatan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara.

Suzuki eVitara tersedia dengan dua pilihan baterai, yakni 49 kWh dan 61 kWh. Untuk baterai 49 kWh, motor listrik ditempatkan di roda depan dengan tenaga 144 tenaga kuda dan torsi 189 Nm. Sementara baterai 61 kWh tersedia dalam konfigurasi penggerak roda depan (FWD) dan penggerak semua roda (AWD).

Deputy Managing Director PT SIS Donny Saputra menyebutkan, berdasarkan pengujian Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP), Suzuki eVitara mampu menempuh jarak hingga 428 kilometer dalam sekali pengisian daya. Selain itu, mobil ini dibekali fitur ADAS Level 2, airbag, serta mode berkendara yang dapat disesuaikan.

Sebagai informasi, IIMS 2026 digelar pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran otomotif ini ditargetkan mencatat total transaksi sebesar Rp8 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 570 ribu orang.

Komentar