Pemkab Bengkalis Benahi Pelabuhan BSL, Disiapkan Jadi Pusat Kuliner dan UMKM

Bengkalis (Riaunews.com) – Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai melakukan pembenahan kawasan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bengkalis. Kawasan pelabuhan tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi pusat kuliner dan ruang usaha UMKM guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, mengatakan pembenahan dilakukan secara bertahap dengan diawali pendataan dan inventarisasi seluruh aset yang berada di kawasan Pelabuhan BSL. Langkah tersebut menjadi dasar penataan kawasan ke depan.

“Saat ini kita sudah mulai melakukan pembenahan dan pendataan aset-aset yang ada di Pelabuhan BSL,” ujar Ardiansyah, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, pematangan kawasan pelabuhan ditargetkan mulai dilakukan pada tahun anggaran berjalan. Apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan, pembiayaan akan diusulkan melalui APBD Perubahan, namun jika belum tersedia akan dialokasikan pada APBD tahun 2027.

Menurut Ardiansyah, sejumlah fasilitas di Pelabuhan BSL, khususnya di lantai dua, masih dalam kondisi layak pakai. Fasilitas seperti area memasak, kantin, dan gerai telah tersedia, meski membutuhkan penataan ulang dan perbaikan ringan pada beberapa bagian aset.

Ke depan, kawasan Pelabuhan BSL akan diarahkan menjadi pusat kuliner, kafe, dan ruang usaha bagi pelaku UMKM. Dishub Bengkalis juga berencana memindahkan pintu retribusi ke dalam area pelabuhan agar pengunjung pusat kuliner tidak dikenakan retribusi masuk.

Saat ini, aktivitas pelabuhan masih difokuskan sebagai terminal penumpang, sementara ruang-ruang kosong akan dimanfaatkan untuk gerai UMKM, kafe, dan penjualan oleh-oleh khas Bengkalis. Ardiansyah berharap penataan ini dapat menghidupkan kawasan pelabuhan dan menjadikannya ruang publik yang terbuka bagi masyarakat.

Komentar