Usai Bermitra di F1, Honda–Aston Martin Buka Peluang Kembangkan Mobil Jalan Raya Bersama

Motorsport, Otomatif157 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Honda dan Aston Martin dikabarkan tengah mempertimbangkan peluang kemitraan dalam pengembangan mobil produksi jalan raya, seiring kerja sama teknis kedua pabrikan di ajang Formula 1. Wacana tersebut mencuat setelah Aston Martin dan Honda resmi menjalin kemitraan mesin untuk regulasi F1 musim 2026.

Ketua Eksekutif Aston Martin, Lawrence Stroll, mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan konkret terkait pengembangan mobil produksi, hypercar, maupun supercar bersama. Namun, ia menegaskan peluang tersebut tetap terbuka di masa mendatang. “Sama sekali tidak ada alasan mengapa kami tidak dapat melakukannya di masa depan,” kata Stroll, dikutip Drive dari Road & Track, Selasa waktu setempat.

Stroll menyebut fokus utama kemitraan saat ini adalah proyek Formula 1 Aston Martin yang dinilai sangat ambisius. Menurutnya, kerja sama di F1 menjadi fondasi awal hubungan strategis kedua perusahaan, yang ke depan bisa berkembang ke berbagai bentuk kolaborasi lain.

Sementara itu, CEO Honda Toshihiro Mibe menegaskan belum ada pembicaraan mengenai proyek mobil produksi massal bersama Aston Martin. Meski demikian, ia menilai keberhasilan kerja sama di F1 berpotensi memberikan nilai tambah bagi pengembangan mobil jalan raya. “Apa yang kami pelajari dari balap bisa diterapkan ke mobil produksi,” ujarnya.

Honda akan memasok mesin secara eksklusif untuk Aston Martin mulai musim F1 2026, menandai kembalinya pabrikan Jepang itu sebagai produsen mesin penuh setelah sebelumnya mundur pada akhir musim 2021. Keputusan kembali ke F1 diambil setelah regulasi 2026 dinilai selaras dengan arah teknologi dan elektrifikasi Honda.

Dengan kemitraan ini, hanya dua mobil di grid F1 2026 yang akan menggunakan mesin Honda. Di sisi lain, Aston Martin mengakhiri penggunaan unit mesin Mercedes-AMG yang telah dipakai selama lima musim terakhir, sementara Mercedes-AMG tetap memasok hampir 40 persen grid melalui tim lain seperti McLaren, Williams, Alpine, dan tim pabrikan AMG.

Komentar