Komdigi Minta Klarifikasi Meta soal Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram

Nasional, Tekno230 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meminta penjelasan resmi dari Meta selaku Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) layanan Instagram terkait isu dugaan kebocoran data pengguna serta informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan Meta telah memberikan klarifikasi bahwa mekanisme reset kata sandi merupakan proses internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.

“Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperoleh oleh pihak mana pun selain oleh pemilik akun itu sendiri. Selain itu, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal. Proses pendalaman masih berlangsung dan hasilnya akan menjadi dasar evaluasi lanjutan,” ujar Alexander dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Terkait isu dugaan kebocoran data yang dikaitkan dengan laporan pihak ketiga, Instagram menyampaikan bahwa hingga kini investigasi lanjutan masih dilakukan untuk memastikan keabsahan informasi tersebut.

Alexander menegaskan, pemanggilan dan klarifikasi terhadap Meta merupakan kewenangan Komdigi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

“Pemanggilan terhadap Meta terkait isu ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional,” tegasnya.

Komdigi mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan akun digital. Pemerintah memastikan pengawasan akan terus dilakukan demi menjamin keamanan sistem elektronik dan perlindungan data pribadi masyarakat Indonesia.

Komentar