PKL Kembali Marak di Kawasan Masjid Agung An-Nur Pekanbaru

Pekanbaru135 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) kembali marak di sejumlah kawasan terlarang di sekitar Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, meski penertiban rutin telah dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pantauan Riau Pos, Senin (12/1), sejak pagi hari sejumlah PKL terlihat mulai menempatkan gerobak dagangan di Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Hang Tuah, Jalan Sisingamaraja, hingga Jalan Moh Dahlan. Kawasan di depan RSUD Arifin Achmad juga tampak sudah dipadati pedagang sejak pagi.

Menjelang sore hari, kepadatan PKL semakin meningkat, khususnya di Jalan Sultan Syarif Kasim. Para pedagang memanfaatkan bahu jalan dan jalur pedestrian dengan meletakkan gerobak serta kursi, sehingga mengganggu hak pejalan kaki dan kelancaran lalu lintas.

Salah seorang pedagang es gerobak mengakui mengetahui bahwa berjualan di lokasi tersebut melanggar aturan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Namun, ia mengaku sulit berpindah karena mayoritas pembelinya merupakan pengendara yang melintas.

Menanggapi hal itu, Kepala Satpol PP Pekanbaru Yuliarso menyayangkan masih adanya PKL yang nekat berjualan meski telah diberikan peringatan terakhir oleh petugas.

Ia menegaskan Satpol PP akan kembali melakukan penertiban dan menyiagakan personel di sejumlah titik rawan agar pedagang tidak kembali berjualan di kawasan terlarang tersebut.

Komentar