Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya untuk meningkatkan keterlibatan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Permintaan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat dampak sosial program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan hal itu saat meninjau langsung dapur SPPG di Gang Nuri, Jalan Manyar Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Senin (12/1/2026). Dalam peninjauan tersebut, Markarius melihat langsung kondisi operasional dapur SPPG di lapangan.
Berdasarkan hasil peninjauan, SPPG Simpang Baru dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Dari sisi kebersihan, tata ruang, hingga standar operasional, dapur tersebut dinilai layak dan mendukung kelancaran pelayanan pemenuhan gizi.
Markarius menyebut seluruh ruang yang dibutuhkan tersedia dengan ukuran yang memadai dan tertata dengan baik. Ia menilai dapur SPPG tersebut sudah cukup bagus, bersih, serta sesuai standar BGN, baik dari segi ruang, luas area, maupun standar operasional yang diterapkan.
Meski demikian, Markarius memberikan catatan khusus terkait keterlibatan tenaga kerja lokal. Saat ini, tenaga kerja dari masyarakat sekitar baru mencapai sekitar 25 persen, meskipun sebagian besar pekerja berasal dari rukun warga dan kelurahan yang sama.
Ia berharap ke depan SPPG dapat lebih merangkul masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi program MBG. Menurutnya, peningkatan pelibatan warga akan membangun hubungan yang lebih harmonis antara pengelola SPPG dan masyarakat setempat.







Komentar