Museum Sang Nila Utama Riau Akan Dimodernisasi Tanpa Hilangkan Identitas Melayu

Budaya, Pekanbaru175 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Kebudayaan Provinsi Riau merencanakan pengembangan dan modernisasi Museum Sang Nila Utama sebagai upaya memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi dan pelestarian budaya. Revitalisasi ini diarahkan untuk menghadirkan ruang pamer yang lebih modern tanpa mengubah karakter arsitektur tradisional Melayu yang menjadi identitas utama museum.

Kepala UPT Museum Sang Nila Utama, Tengku Leni, menegaskan bahwa struktur bangunan berbentuk rumah panggung dengan ornamen khas Melayu tidak dapat diubah karena nilai historis dan simbol budayanya. Oleh karena itu, modernisasi difokuskan pada pembaruan interior dan tata pamer agar lebih rapi, informatif, dan nyaman bagi pengunjung.

Pembaruan interior mencakup penggunaan vitrin baru yang lebih kedap udara dan aman bagi koleksi, serta pencahayaan LED terarah untuk menonjolkan objek pamer. Selain itu, tata ruang akan dibenahi melalui perbaikan ventilasi, penggantian jendela, dan pengaturan alur kunjungan yang lebih efisien guna mendukung kenyamanan dan konservasi koleksi.

Dari sisi konten, museum akan menyusun ulang alur cerita kuratorial, memperbarui label koleksi dalam dua bahasa, serta menyajikan informasi yang lebih ringkas dan mudah dipahami. Langkah ini diharapkan membantu pengunjung memahami konteks sejarah tanpa terbebani oleh teks panjang.

Museum Sang Nila Utama juga akan dilengkapi media edukasi digital seperti layar interaktif, QR code, dan visual multimedia. Teknologi ini ditujukan untuk meningkatkan minat generasi muda dan membuat museum lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui revitalisasi ini, Museum Sang Nila Utama diharapkan tampil lebih modern dari dalam tanpa kehilangan identitas Melayu di bagian luar bangunan, sekaligus berkembang menjadi ruang belajar yang inklusif, edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat Riau.

Komentar