Perpustakaan Soeman HS Hadirkan Program “Kamis Mendongeng” untuk Edukasi Anak

Pekanbaru, Pendidikan168 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Perpustakaan Soeman HS di Jalan Sudirman, Pekanbaru, tidak hanya berfungsi sebagai pusat edukasi bagi masyarakat Riau, tetapi juga menghadirkan layanan pembelajaran menarik untuk anak-anak melalui program “Kamis Mendongeng”. Program ini rutin digelar setiap hari Kamis dan menjadi salah satu kegiatan favorit bagi murid TK dan SD yang berkunjung.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra SE, mengatakan bahwa Kamis Mendongeng menghadirkan sesi membacakan cerita yang dibawakan langsung oleh para pustakawan. Program ini dirancang untuk menumbuhkan minat baca anak sejak dini dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. “Kegiatan membacakan dongeng kami laksanakan setiap hari Kamis bagi para murid yang datang,” ujarnya, Selasa (9/12).

Indra menjelaskan, dongeng yang dibawakan meliputi beragam tema yang edukatif. Para pustakawan kerap membacakan cerita tentang sejarah Provinsi Riau, kisah-kisah binatang yang mengandung nilai moral, hingga cerita tentang bahaya terlalu lama bermain gawai. Materi tersebut dipilih untuk memperluas wawasan anak dan mengajarkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini selalu mendapat antusiasme tinggi dari para murid yang berkunjung. Anak-anak biasanya mengikuti sesi mendongeng dengan penuh perhatian, sementara guru pendamping menilai kegiatan ini efektif sebagai sarana pembelajaran di luar kelas. “Pendongeng kami merupakan pustakawan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau,” kata Indra.

Sekolah yang ingin mengikuti kegiatan Kamis Mendongeng dapat mengajukan surat permohonan terlebih dahulu ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau. Setelah itu, perpustakaan akan menjadwalkan kunjungan sesuai kapasitas dan waktu yang tersedia.

Dengan hadirnya program Kamis Mendongeng, Perpustakaan Soeman HS berharap dapat terus mendorong budaya literasi sejak dini sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar publik bagi generasi muda di Riau.

Komentar