Kayu Gelondongan di Lokasi Banjir Sumatra Berasal dari Beragam Jenis Pohon

Lingkungan, Nasional264 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap kayu gelondongan yang ditemukan di lokasi banjir bandang Sumatra berasal dari berbagai jenis pohon. Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Krisdianto, menyebut hasil identifikasi menunjukkan kayu-kayu tersebut tidak berasal dari satu kelompok jenis saja.

Ia menjelaskan temuan itu merupakan hasil penelitian di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Dari pemeriksaan, petugas menemukan jenis Mempisang dari kelompok rimba campuran, Tanjung dari kelompok kayu indah 2, Simpur dari kelompok rimba campuran, serta Pasang dari kelompok kayu indah 2. Selain itu terdapat Nyatoh dari kelompok kayu komersial 1 dan batang sawit.

Krisdianto menegaskan klasifikasi jenis kayu tersebut mengacu pada SK Menteri Kehutanan Nomor 163/Kpts-II/2003 terkait pengenaan iuran kehutanan. Dari hasil pemeriksaan, kayu yang ditemukan terbagi dalam empat kelompok besar: kelompok meranti atau komersial 1, rimba campuran atau komersial 2, kayu eboni atau indah 1, serta kelompok kayu indah 2.

Meski demikian, Kemenhut belum dapat memastikan asal usul kayu gelondongan itu. “Kami belum bisa menjawab, karena harus melakukan pengecekan terlebih dahulu,” ujarnya. Pemerintah turut menggunakan alat identifikasi otomatis AIKO untuk membantu mengenali jenis kayu, meski menurutnya peran utama tetap berada pada petugas lapangan.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya menemukan jejak gergaji mesin pada sejumlah kayu gelondongan yang terseret banjir. Temuan itu menjadi dasar polisi membentuk Satgas Gabungan bersama Kemenhut untuk menelusuri sumber kayu hingga ke hulu.

“Tim sedang turun, nanti bersama-sama dengan tim dari Kehutanan untuk menyusuri daerah aliran sungai, dari hilir hingga ke hulu,” kata Listyo Sigit. Penelusuran ini diharapkan dapat mengungkap kemungkinan aktivitas pembalakan liar yang berkontribusi pada dampak banjir.

Komentar