Jakarta (Riaunews.com) – Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, mendorong pemerintah segera membentuk tim investigasi terkait temuan kayu gelondongan yang muncul saat banjir melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Ia menilai temuan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan sumber dan kemungkinan adanya aktivitas ilegal.
“Ya saya rasa itu perlu ya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/12/2025). Menurut Alex, pembentukan tim investigasi sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut memiliki otoritas untuk menentukan instansi dan pihak mana saja yang akan dilibatkan dalam pengusutan temuan tersebut.
Alex menjelaskan bahwa DPR sebenarnya telah memiliki Tim Pansus Konflik Agraria yang tugasnya bersinggungan dengan penanganan persoalan sumber daya alam. Ia menilai pansus itu bisa memiliki irisan kerja dengan penyelidikan soal kayu gelondongan tersebut, meski keputusan pembentukan tim khusus tetap berada di tangan pemerintah.
Meski demikian, Alex menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah penanganan warga terdampak banjir. Menurutnya, upaya penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi fokus selama masa tanggap darurat.
“Menurut saya, kita selesaikan dahulu masa tanggap darurat ini. Saya berharap pada masa ini kita justru fokus untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Alex. Ia berharap proses investigasi dapat berjalan setelah kondisi darurat berakhir sehingga penyelidikan dapat dilakukan lebih efektif.
Bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dalam beberapa hari terakhir memunculkan tumpukan kayu gelondongan yang terseret arus di beberapa titik. Temuan ini memicu dugaan adanya aktivitas penebangan liar yang memperburuk dampak bencana.







Komentar