Debut Positif Nicolo Bulega di MotoGP Portugal: “Saya Mulai Memahami Motor Ini”

Motorsport90 Dilihat

Portugal (Riaunews.com) – Pembalap asal Italia, Nicolo Bulega, memulai debutnya di MotoGP dengan hasil menjanjikan. Meskipun sempat terjatuh saat sprint race karena terlalu bersemangat, runner-up World Superbike 2025 itu berhasil menutup akhir pekan di Portimao dengan raihan poin perdananya setelah finis ke-15 pada balapan utama, Minggu (9/11/2025).

Bulega yang membela Aruba.it Ducati finis 32 detik di belakang juara balapan Marco Bezzecchi, dan hanya terpaut sepersepuluh detik dari Miguel Oliveira. Ia menyebut, pencapaian tersebut bukan soal hasil akhir, tetapi tentang proses adaptasi terhadap motor Desmosedici GP dan ban Michelin yang jauh berbeda dari pengalaman sebelumnya di WorldSBK.

“Terlepas dari poin, yang paling penting adalah saya mulai mendapatkan kepercayaan diri di akhir balapan. Ini balapan panjang pertama saya dan saya bisa bertahan di atas motor lebih lama. Dari situ saya belajar banyak hal,” ujar Bulega.

Pembalap berusia 25 tahun itu menambahkan, tantangan terbesar bukan terletak pada motornya, melainkan pada karakteristik ban. “Di Superbike kami terbiasa dengan Pirelli, sedangkan di MotoGP dengan Michelin segalanya terasa berlawanan. Anda seperti harus belajar cara berkendara dari awal lagi,” jelasnya.

Meski debutnya belum sempurna, Bulega mengaku mulai memahami pendekatan yang tepat untuk menjaga ritme dan menyelesaikan balapan. “Hari ini saya hanya ingin menyelesaikan balapan dan memahami lebih banyak tentang cara mengendarai motor. Menjelang akhir, saya lebih cepat — itu berarti kepercayaan diri saya mulai tumbuh,” katanya.

Bulega juga menyoroti kesulitan yang dialami rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang kembali mengalami kecelakaan. “Menurut saya, bahkan dia sendiri belum tahu penyebab pastinya. Tapi saya yakin jika dia sudah menemukan perasaan yang tepat, akan sulit bagi siapa pun untuk mengalahkannya,” ujarnya.

Dengan start yang positif ini, Bulega menegaskan dirinya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. “Saya masih melakukan banyak kesalahan pemula, tapi semakin saya sering berada di atas motor, saya yakin akan terus berkembang,” tutupnya optimistis.

Komentar