Portugal (Riaunews.com) – Alex Marquez merebut kemenangan sprint keduanya musim ini setelah sukses di Jerez, dalam balapan penuh ketegangan di Sirkuit Algarve, Portugal, Sabtu (8/11/2025). Pembalap Gresini Ducati itu menaklukkan Pedro Acosta dari KTM dengan selisih hanya sepersepuluh detik setelah duel sengit hingga lap terakhir. Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Marquez sejak format sprint diperkenalkan di MotoGP.
Acosta, yang start dari posisi kedua, langsung menyalip pole sitter Marco Bezzecchi di tikungan awal untuk memimpin balapan. Pembalap muda Spanyol itu kemudian bertarung ketat dengan Marquez yang memulai lomba dari posisi kelima usai terjatuh di sesi kualifikasi Q2 pagi hari. Sementara itu, Fabio Quartararo yang juga start dari barisan depan tak mampu mempertahankan kecepatan untuk bersaing di podium.
Marquez memulai sprint dengan cepat dan naik dua posisi di awal lap, sebelum menyalip Bezzecchi di akhir lintasan lurus setelah Tikungan 3. Setelah itu, ia mulai memburu Acosta, yang bertahan gigih dalam duel berulang. Tiga kali Marquez berhasil melewati kompatriotnya di lintasan lurus, dan tiga kali pula Acosta membalas di Tikungan 5 dalam pertarungan yang memukau penonton.
Dengan dua lap tersisa, Marquez akhirnya berhasil mempertahankan posisi terdepan. Acosta sempat mencoba serangan terakhir di lap penutup, tetapi gagal menemukan celah untuk menyalip. Marquez melintasi garis finis lebih dulu, mengamankan kemenangan sprint yang sangat tipis dan memperkuat reputasinya sebagai salah satu pembalap tercepat di format pendek ini.
Fabio Quartararo finis keempat setelah menjaga jarak aman dari para pembalap Ducati di belakangnya. Francesco Bagnaia tidak mampu mengikuti ritme dan akhirnya disalip Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer, serta Johann Zarco di lap terakhir hingga turun ke posisi kedelapan. Dua pembalap KTM, Brad Binder dan Pol Espargaró, melengkapi sepuluh besar.
Balapan juga diwarnai insiden bagi Nicolo Bulega yang terjatuh pada lap kelima saat menggantikan Marc Marquez yang masih cedera. Sementara itu, Joan Mir harus mengakhiri lomba lebih awal karena masalah teknis pada motor Honda-nya. Hanya Zarco yang berhasil finis dan membawa tiga poin bagi Honda, yang kini membutuhkan tambahan 16 poin untuk keluar dari zona degradasi konstruktor.







Komentar