Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Menbud Siapkan Sosialisasi Penutur

Nasional201 Dilihat

Jakarta (Riauunews.com) – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyambut bangga penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Sidang Umum UNESCO 2025. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menggaungkan penggunaan bahasa Indonesia agar semakin lestari dan membumi di Tanah Air maupun dunia.

“Kalau kita Indonesia, Timor Leste, dan Brunei itu kan bahasanya Lingua Franca, bahasa Indonesia melayu,” ujarnya usai acara Taklimat Media: Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Fadli menyebut, saat ini bahasa Indonesia telah memiliki sekitar 300 juta penutur, baik di dalam negeri maupun melalui diaspora dan lembaga pendidikan luar negeri. Ia menilai keberhasilan bahasa Indonesia menembus forum internasional tidak lepas dari karakter bahasanya yang sederhana, terbuka, dan mudah dipelajari.

“Bahasa Indonesia kini menjadi bahasa resmi kesepuluh di UNESCO. Ini memperkuat posisi kita di dunia dan memperluas pengakuan terhadap identitas budaya bangsa,” kata Fadli.

Sementara itu, pakar bahasa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Tri Wahyono, menilai pengakuan UNESCO ini merupakan tonggak diplomasi budaya Indonesia sekaligus tahap penting menuju pengakuan global.

“Ini bukan puncak, tapi langkah besar menuju pengakuan yang lebih luas, termasuk oleh PBB. Keputusan ini membuktikan bahwa bahasa Indonesia punya kekuatan budaya dan identitas yang diakui dunia,” ujarnya.

Tri menambahkan, sebanyak 57 negara telah mengajarkan atau menggunakan bahasa Indonesia, termasuk 54 universitas luar negeri yang memiliki program studi bahasa Indonesia. Ia mencontohkan, Vietnam telah menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing kedua sejak 2007, sementara di Australia, bahasa ini diajarkan sejak tingkat sekolah dasar.

Komentar