Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mendorong pengembangan potensi wisata di sejumlah wilayah. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah Kampung Bandar di Kecamatan Senapelan yang kini ditetapkan sebagai ikon wisata budaya Melayu di ibu kota Provinsi Riau tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, mengatakan kawasan Kampung Bandar memiliki sejumlah objek wisata bersejarah yang menjadi daya tarik wisatawan. “Di wilayah itu ada sejumlah objek wisata sejarah, di antaranya Rumah Singgah Tuan Kadi,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Ia menuturkan, di depan Rumah Singgah Tuan Kadi, Pemko Pekanbaru juga telah membangun area khusus bagi para pelaku ekonomi kreatif. Fasilitas ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung pelaku UMKM, tetapi juga menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
“Saat ini sudah ada empat tempat di lokasi Wisata Kreatif Kampung Bandar yang ditempati oleh pelaku UMKM. Ada yang menjual tanjak, outer Melayu, hingga minuman rempah khas Melayu,” kata Akmal.
Ke depan, Disbudpar berencana menambah fasilitas di kawasan tersebut, termasuk penyediaan tenda bagi pelaku UMKM. Penataan ulang area di sekitar Sungai Siak juga tengah direncanakan agar semakin menarik dan nyaman bagi pengunjung.
“Ketika ada event, bisa saja kita tambah dengan tenda-tenda di pinggiran Sungai Siak. Namun untuk pembangunan fisik, itu merupakan ranah Dinas PUPR. Kami fokus pada pengembangan seni, budaya, serta pelestarian jejak sejarah,” pungkas Akmal.







Komentar