Regulasi F1 2026 Akan Ubah Gaya Menyalip, Fokus ke Keterampilan Pembalap

Motorsport399 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Prinsipal tim Williams, James Vowles, menilai bahwa aksi menyalip di Formula 1 akan mengalami perubahan besar pada musim 2026, dengan lebih menonjolkan keterampilan teknis pembalap dibandingkan ketergantungan pada alat bantu seperti DRS.

Formula 1 akan memasuki era baru dengan regulasi yang disebut-sebut sebagai perubahan terbesar dalam sejarah, meliputi desain sasis dan unit daya. Mobil akan lebih kecil, ringan, dan memiliki keseimbangan tenaga hampir 50:50 antara mesin pembakaran internal dan energi listrik — diharapkan mampu meningkatkan aksi wheel-to-wheel dan kualitas overtaking.

Dalam konferensi pers menjelang GP Singapura, Vowles menjelaskan bahwa para pembalap kini mulai menikmati tantangan teknis dari regulasi baru setelah sempat skeptis dalam tes simulator. “Menyalip akan tetap terjadi, hanya saja dengan cara yang berbeda. Pembalap harus beradaptasi dan belajar mengoptimalkan sistem baru ini,” ujarnya.

Vowles juga menyoroti bahwa titik-titik overtaking di sirkuit bisa berubah, seperti di Spa-Francorchamps, karena DRS akan digantikan oleh sistem manual override atau tombol push-to-pass yang memberi dorongan daya ekstra di atas kecepatan 280 km/jam. Menurutnya, sistem ini akan membuat pembalap lebih terlibat langsung dengan manajemen energi mobil ketimbang sekadar membuka sayap belakang.

“Dengan aturan baru, pembalap akan lebih sibuk di kokpit. Ini hal baik karena menunjukkan siapa yang benar-benar bisa memahami mobil dan berpikir strategis,” katanya. Ia menambahkan, sistem baterai baru memungkinkan energi terisi penuh hanya dari satu zona pengereman namun juga bisa habis dalam sekali dorongan — menciptakan dinamika balapan yang sangat berbeda dari musim ini.

F1 2026 dijadwalkan mulai diuji coba pada tiga sesi pramusim, dimulai dari tes privat lima hari di Barcelona (26–30 Januari), disusul dua tes resmi di Bahrain sebelum balapan pembuka di Melbourne, Maret mendatang. Bos Aston Martin, Andy Cowell, menambahkan bahwa sesi pembukaan musim depan kemungkinan akan tampak sangat berbeda dibandingkan 2025 karena penerapan regulasi baru tersebut.

Komentar