AS, Qatar, dan Turki Ikut Perundingan Damai Gaza di Mesir

Internasional140 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Amerika Serikat, Qatar, dan Turki akan turut bergabung dalam hari ketiga perundingan damai Gaza yang digelar di Sharm El-Sheikh, Mesir, Rabu (8/10/2025). Pertemuan ini mempertemukan negosiator Israel dan Hamas dalam format pembicaraan tidak langsung, dengan harapan menemukan jalan menuju gencatan senjata.

Menurut laporan CNA, dialog kali ini berlandaskan pada rencana 20 poin yang diajukan Presiden AS Donald Trump bulan lalu. Sejumlah tokoh penting hadir, termasuk Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan Kepala Intelijen Turki Ibrahim Kalin. Dari pihak AS, hadir pula utusan khusus Timur Tengah Steve Witkoff dan penasihat Gedung Putih sekaligus menantu Trump, Jared Kushner.

Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ada “peluang nyata” untuk mencapai kemajuan dalam negosiasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat terlibat langsung dalam proses tersebut dan akan memastikan semua pihak mematuhi hasil kesepakatan jika gencatan senjata tercapai.

“Peluang untuk perdamaian di Timur Tengah kini lebih besar dari sebelumnya,” ujar Trump di Kantor Oval. Ia juga menekankan bahwa pembebasan para sandera menjadi prioritas utama dalam kesepakatan yang tengah dibahas.

Tekanan internasional terhadap kedua pihak terus meningkat. PBB melaporkan bahwa sebagian besar wilayah Gaza kini hancur, sementara krisis kemanusiaan memburuk hingga mencapai tingkat kelaparan massal.

Akhir pekan lalu, ratusan ribu orang turun ke jalan di berbagai kota dunia, termasuk di Italia, Spanyol, Irlandia, Inggris, dan Belanda. Mereka menyerukan diakhirinya perang dan mendesak pengakuan terhadap negara Palestina. Di Inggris, puluhan ribu demonstran bahkan menentang imbauan Perdana Menteri Keir Starmer untuk tidak ikut dalam aksi tersebut.

Komentar