Pekanbaru (Riaunews.com) – Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, optimis Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2026 akan lebih baik dibanding tahun 2025. Meski tidak sebesar capaian tahun 2024, ia meyakini angka APBD Riau 2026 tetap mengalami peningkatan.
Hal tersebut disampaikan Kaderismanto usai pembahasan APBD Perubahan bersama Badan Anggaran dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di gedung DPRD Riau, Rabu (24/9/2025). Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah akan mengurangi kebutuhan efisiensi anggaran.
“Saya yakin dan optimis pendapatan kita di tahun 2026 bisa lebih baik dan ada peningkatan. Kami juga terus bekerja keras supaya pendapatan daerah meningkat. Tapi kalau pendapatan terus menurun maka apa boleh buat, tentu dari segala sisi kita harus melakukan efisiensi,” katanya.
Ia menambahkan, tiga bulan menjelang tahun 2026, penggunaan anggaran akan difokuskan pada program prioritas, terutama pembangunan fisik yang langsung menyentuh masyarakat. Dengan begitu, pembahasan APBD tahun depan bisa lebih leluasa untuk mengakomodir program lain dengan tingkat urgensi lebih rendah.
“Tahun 2025 ini kita arahkan kepada hal-hal yang benar-benar prioritas. Dengan adanya perubahan APBD, tunda bayar juga akan selesai. Karena efisiensi dilakukan, seluruh anggaran bisa dialokasikan untuk hal-hal yang dianggap lebih mendesak,” ujarnya.
Meski mengakui sejumlah tantangan masih membayangi, terutama terkait dinamika ekonomi nasional dan ketergantungan pada sektor komoditas, Kaderismanto tetap yakin. Menurutnya, dengan perencanaan yang matang, APBD Riau 2026 akan lebih baik dan mampu menggerakkan pembangunan daerah.







Komentar