Kemenkes Klarifikasi Dugaan Kasus Mpox di Riau: Masih Suspek, Belum Positif

Kesehatan, Meranti376 Dilihat

Meranti (Riaunews.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menanggapi laporan dugaan dua kasus cacar monyet (mpox) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kemenkes memastikan bahwa kasus tersebut masih berstatus suspek dan belum ada hasil konfirmasi laboratorium.

“Jadi belum ada yang positif,” demikian rilis resmi Kemenkes, Selasa (23/9/2025). Dua pasien yang dimaksud, BS (13) dan Zu (17), saat ini masih dalam tahap penyelidikan epidemiologi.

Kasus pertama dialami BS, seorang santri pesantren, yang pada 12 September mengalami demam tinggi disertai bintik merah dan lesi kulit. Kondisinya semakin memburuk hingga 17 September dirawat di RSUD Kepulauan Meranti, sebelum akhirnya meninggal dunia pada 20 September. Dari investigasi awal, diketahui ada teman sekamar BS yang menderita cacar air.

Kemenkes menyebut secara klinis gejala BS lebih mengarah pada varicella atau cacar air, ditambah adanya komorbid berupa infeksi selaput otak. “Sejauh ini tidak terdapat faktor risiko yang mengarah ke mpox,” jelas Kemenkes dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, pasien kedua bernama Zu mulai mengalami demam dan ruam merah pada 18 September. Ia sempat dirawat di rumah sakit, namun kondisinya membaik dan tiga hari kemudian diperbolehkan pulang untuk menjalani isolasi mandiri.

Sebagai langkah kewaspadaan, Kemenkes bersama Dinas Kesehatan, RSUD, dan pihak pondok pesantren melakukan penyelidikan epidemiologi. Spesimen dari kedua pasien telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Komentar