Jakarta (Riaunews.com) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak menggelar kegiatan seremonial secara berlebihan. Ia menilai kondisi masyarakat saat ini sedang sulit, sehingga pesta besar atau acara musik tidak tepat dilakukan.
Menurut Tito, kemewahan dalam acara seremonial justru dapat menimbulkan sentimen negatif di masyarakat. Video pejabat yang berpesta bisa dibandingkan dengan realita rakyat yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
“Tunda semua kegiatan seremonial yang terkesan pamer. Saya tahu bahwa banyak daerah akan merayakan hari ulang tahun daerah,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin (8/9/2025).
Ia menegaskan pentingnya sensitivitas pejabat agar tidak memancing provokasi publik. Tito bahkan menyarankan agar perayaan dilakukan sederhana, misalnya dengan melibatkan masyarakat kurang mampu atau anak yatim untuk menerima santunan.
Selain itu, Tito juga menyoroti perjalanan dinas ke luar negeri. Ia meminta keberangkatan kepala daerah maupun anggota DPRD untuk sementara ditunda, agar para pejabat lebih fokus mengatasi persoalan rakyat.
“Izin keberangkatan luar negeri akan ditahan untuk sementara. Langkah ini dianggap perlu agar pejabat fokus pada persoalan masyarakat,” tegasnya.







Komentar