F1 2026 Bakal Punya Regulasi Baru, Dinilai Beri Kesempatan Rookie Bersaing

Motorsport621 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Formula 1 musim 2025 tetap menghadirkan aliran pembalap muda yang dinamis. Meski begitu, banyak rookie masih kesulitan beradaptasi dengan mobil generasi ground-effect yang menuntut pengalaman tinggi. Jack Doohan, misalnya, gagal menunjukkan performa sesuai ekspektasi Alpine setelah dipromosikan menggantikan Esteban Ocon.

Oliver Bearman, salah satu debutan penuh musim bersama Haas, juga merasakan pasang surut performa. Berbicara kepada Motorsport.com, pembalap Inggris berusia 20 tahun itu menilai regulasi teknis baru 2026 akan menyamakan kedudukan antara pembalap berpengalaman dan pemula. “Mereka sudah lama mengendarai mobil era ini, jadi wajar jika kami tertinggal. Tahun depan situasinya akan lebih adil,” ujar Bearman.

Regulasi baru akan menghadirkan mobil lebih sempit dan ringan dengan aerodinamika aktif, serta rasio penyaluran tenaga 50:50 antara mesin pembakaran dan sistem kelistrikan. Perubahan ini meningkatkan beban kerja pembalap yang harus mengatur mode tenaga serta berbagai pengaturan sepanjang putaran. Charles Leclerc bahkan menyebut tantangan itu seperti harus melupakan “memori otot” yang sudah terbentuk.

Sejumlah pihak menilai adaptasi justru membuka peluang. Bos Williams, James Vowles, mengingatkan beban kerja pembalap sudah sangat berat dan perlu disederhanakan. Namun, proses transisi ini bisa menguntungkan rookie seperti Bearman yang tidak terlalu terbebani gaya lama. Dengan mobil generasi baru, para pendatang baru berpeluang mencuri perhatian lebih cepat dibanding era ground-effect saat ini.

Komentar