Hamas: Rencana Israel Rebut Kota Gaza Sia-sia

Gaza (Riaunews) – Hamas menegaskan rencana Israel untuk memperluas operasi militer dan merebut Kota Gaza tidak akan berhasil. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu (20/8/2025), Hamas menyebut operasi bernama Gideon’s Chariots 2 itu akan gagal sebagaimana upaya-upaya Israel sebelumnya.

“Operasi ini akan gagal seperti pendahulunya. Israel tidak akan mencapai tujuannya, dan menduduki Gaza tidak akan mudah,” kata Hamas, dikutip Antara, Kamis (21/8/2025). Hamas menilai, rencana Israel tersebut merupakan kelanjutan dari aksi genosida terhadap rakyat Palestina yang telah berlangsung di Jalur Gaza lebih dari 22 bulan.

Hamas juga menuding Israel mengabaikan upaya para mediator internasional yang berusaha mencapai gencatan senjata dan pertukaran tahanan. “Kami telah menerima proposal gencatan senjata yang diajukan para mediator,” bunyi pernyataan Hamas. Namun, menurut Hamas, Israel justru bersikeras melanjutkan perang dengan menargetkan warga sipil.

Sebelumnya, pada 8 Agustus 2025 kabinet keamanan Israel telah menyetujui perluasan operasi militer di Gaza, dengan target menduduki wilayah utara Kota Gaza. Menteri Pertahanan Israel Israel Katz kemudian mengesahkan peluncuran operasi Gideon’s Chariots 2 sebagai langkah terbaru militer Israel.

Komentar