Jakarta (Riaunews.com) – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, meminta lembaga penyiaran publik seperti TVRI, RRI, dan kantor berita Antara turut aktif mendukung pemberitaan lomba tradisional Pacu Jalur yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Permintaan itu disampaikan Hendry dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan TVRI, RRI, dan LKBN Antara yang digelar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/7).
“Pacu Jalur sedang viral, tapi ada yang klaim dari Malaysia atau Thailand. Padahal ini jelas dari Indonesia. TVRI, RRI, dan Antara harus hadir memberikan informasi yang benar kepada publik,” tegas Hendry.
Menurutnya, perlombaan Pacu Jalur kerap disalahpahami di ruang publik dan perlu diluruskan dengan informasi akurat melalui media nasional. Ia menilai pelestarian budaya juga menjadi bagian dari tugas media publik.
Hendry mengungkapkan bahwa perhatian terhadap Pacu Jalur meningkat signifikan dalam empat tahun terakhir, seiring dukungan dari pemerintah daerah setempat. “Dulu hanya ada 30 sampai 40 pertandingan, sekarang jumlahnya sudah lebih dari 170,” ujarnya.
Ia juga menyebut seleksi peserta lomba kini tengah berlangsung di tingkat kecamatan dan terus menyedot minat pengunjung. Selain sebagai warisan budaya, Pacu Jalur dinilai memiliki nilai strategis dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat lokal,” tambahnya.
Hendry berharap sinergi antara media publik dan pemerintah dapat mengangkat nilai budaya lokal ke kancah nasional dan internasional secara tepat dan berkelanjutan







Komentar