Eks Siklon Tropis Senyar Menjauh, Namun Hujan Lebat Masih Mengancam Sumbar

Daerah, Lingkungan222 Dilihat

Padang (Riaunews.com) – Eks siklon tropis Senyar dipastikan telah menjauh dari wilayah Indonesia. Meski begitu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa curah hujan di Sumatera Barat masih berpotensi tinggi karena wilayah itu sedang berada pada puncak musim hujan hingga Desember. “Dinamika atmosfer seperti IOD, suhu permukaan laut, dan konvergensi angin masih aktif sehingga berpotensi memicu awan hujan,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, Senin (1/12/2025).

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta mulai kembali ke rumah dari posko pengungsian secara bertahap. Setidaknya 16 kabupaten/kota diminta meningkatkan kewaspadaan, termasuk Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang, Solok Selatan, Pariaman, hingga Payakumbuh.

Di sisi lain, pemerintah terus fokus pada pemulihan infrastruktur vital dan pembukaan akses transportasi yang terdampak banjir dan longsor. Kepala BNPB Suharyanto menyatakan bahwa proses pemulihan di Sumbar menunjukkan perkembangan signifikan memasuki hari ketiga penanganan. “Cuaca lebih mendukung dan operasi modifikasi cuaca tetap dilakukan,” ujarnya.

BNPB mencatat 129 korban meninggal dunia, 118 orang masih hilang, dan 16 lainnya luka-luka. Kabupaten Agam menjadi daerah dengan dampak terparah, mencatat 87 korban meninggal dan 76 masih dalam pencarian. Secara keseluruhan, delapan kabupaten/kota terdampak bencana, sementara jumlah pengungsi mencapai 77.918 jiwa.

Banyak pengungsi memilih membersihkan rumah saat siang hari dan kembali ke posko pada malam hari demi keamanan. Kerusakan infrastruktur seperti jembatan putus, jalan amblas, serta terputusnya jalur utama nasional dan provinsi masih menjadi fokus utama pemerintah.

Bantuan yang telah disalurkan mencakup kebutuhan pokok, makanan siap saji, selimut, tenda pengungsian, peralatan kebersihan, serta pengerahan alat berat untuk membuka akses. Seluruh personel BNPB disiagakan untuk mendukung pemulihan di lapangan.

Komentar