DPRD Pekanbaru Soroti Manajemen Waktu dalam Program Makan Bergizi Gratis

Pekanbaru, Utama192 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin, menyoroti pentingnya manajemen waktu dalam proses memasak dan pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG), program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, program ini merupakan langkah positif untuk memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi seimbang. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan di lapangan memperhatikan aspek keamanan dan higienitas makanan, khususnya terkait waktu memasak dan penyimpanan.

“Hasil pantauan kami, di beberapa daerah ada yang sudah menyiapkan makanan sejak dini hari, bahkan jam dua pagi. Padahal masa aman makanan hanya sekitar sembilan jam. Kalau dimasak terlalu awal dan baru dikonsumsi menjelang siang, itu bisa menimbulkan risiko keracunan,” ujar Zainal, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan, makanan yang disimpan terlalu lama dalam kondisi panas dan tertutup berpotensi memicu pertumbuhan bakteri. Karena itu, ia meminta agar pelaksana program menyesuaikan waktu memasak agar makanan tetap segar saat dibagikan kepada siswa.

“Kalau perlu tenaga dapur atau juru masaknya ditambah, supaya proses memasak bisa dilakukan mendekati waktu makan. Jadi tidak perlu terburu-buru tapi juga tidak terlalu dini. Ini penting agar makanan aman dikonsumsi anak-anak,” tambahnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut juga menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan pangan sebagaimana telah ditetapkan pemerintah. Ia berharap pelaksanaan program di Kota Pekanbaru dapat menjadi contoh dalam menjaga kualitas dan higienitas makanan sekolah.

“Program ini bagus, tapi jangan sampai niat baik justru menimbulkan masalah kesehatan. Maka pengawasan, manajemen waktu, dan proses memasak harus benar-benar diperhatikan,” tutupnya.

Komentar