Jelang 10 Negara Siap Akui Palestina, Israel Tetap Gempur Gaza

Internasional, Utama365 Dilihat

Yerusalem (Riaunews.com) – Militer Israel kembali melanjutkan serangan udara dan darat di Kota Gaza serta Jalur Gaza, Sabtu (20/9/2025), menjelang pengakuan resmi negara Palestina oleh 10 negara pada Senin mendatang, bertepatan dengan Sidang Majelis Umum PBB.

Negara-negara yang dijadwalkan mengakui Palestina di antaranya Australia, Belgia, Inggris, dan Kanada. Sementara itu, serangan Israel menargetkan sejumlah gedung tinggi di Kota Gaza, bersamaan dengan pergerakan pasukan darat dari pinggiran timur ke wilayah Sheikh Radwan dan Tel Al-Hawa.

Media Israel melaporkan hingga 20 blok menara di Kota Gaza hancur dalam dua pekan terakhir. Militer juga memperkirakan lebih dari 500.000 warga telah meninggalkan kota sejak awal September.

Namun, Hamas membantah klaim tersebut. Menurut kelompok itu, hanya sekitar 300.000 orang yang mengungsi, sementara 900.000 lainnya masih bertahan di kota, termasuk para sandera Israel. Hamas juga menyebut sejak 11 Agustus lalu, Israel telah merusak lebih dari 1.800 bangunan tempat tinggal dan menghancurkan lebih dari 13.000 tenda pengungsi.

Sayap militer Hamas bahkan merilis gambar montase para sandera Israel melalui Telegram, dengan peringatan bahwa nyawa mereka terancam akibat operasi militer yang berlangsung.

Menurut otoritas kesehatan Gaza, serangan Israel selama hampir dua tahun terakhir telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina, menyebarkan kelaparan, serta menghancurkan sebagian besar infrastruktur kota.

Komentar