Warga Pelalawan Tolak Relokasi TNTN di DPRD Riau

Spesial Riau, Utama354 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (8/9/2025) pagi. Massa menolak rencana relokasi warga yang disebut terdampak kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Dalam aksi tersebut, terlihat Bupati Pelalawan Zukri Misran ikut hadir bersama massa. Pengamanan ketat dilakukan oleh aparat kepolisian dengan memasang barikade kawat berduri di depan pintu masuk DPRD Riau untuk mengantisipasi potensi kericuhan.

Akibat aksi ini, arus lalu lintas di Jalan Sudirman mengalami kemacetan. Sejumlah ruas jalan ditutup dan dialihkan ke jalur alternatif yang sudah disiapkan pihak kepolisian. Kondisi ini menimbulkan antrean panjang kendaraan di beberapa titik utama.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana, menjelaskan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan. Ia menyebut langkah ini perlu untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan masyarakat pengguna jalan.

Sejumlah jalur alternatif telah disiapkan, di antaranya kendaraan dari arah utara menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II dialihkan melalui Jalan Mekar Sari – Jalan Wonosari – Jalan Sudirman. Jika flyover ditutup, pengendara diarahkan melalui Jalan Harapan Raya – Jalan Surabaya – Jalan Rawamangun – Jalan Parit Indah – Jalan Sudirman, serta beberapa jalur lain yang telah disiapkan.

Selain itu, polisi juga menyiapkan kantong parkir khusus bagi peserta aksi di Lapangan Purna MTQ dan halaman Taman Budaya Riau. “Kami berharap masyarakat dapat memahami pengalihan arus ini. Ikuti arahan petugas agar lalu lintas tetap tertib dan aman, karena Jalan Sudirman adalah jalur utama untuk ambulan, sembako, dan BBM,” pungkas Satrio.

Komentar