Williams Ajukan Peninjauan Kembali Penalti Carlos Sainz di GP Belanda

Motorsport508 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Williams resmi mengajukan hak peninjauan kembali kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) terkait penalti 10 detik yang dijatuhkan kepada Carlos Sainz pada Grand Prix Belanda di Zandvoort, akhir pekan lalu. Insiden tersebut melibatkan Sainz dan Liam Lawson di Tikungan 1 saat balapan dimulai kembali setelah safety car ditarik keluar.

Dalam peristiwa itu, kedua pembalap mengalami kerusakan mobil hingga harus masuk pitlane dan kehilangan satu lap. Steward menyatakan Lawson memiliki hak atas racing line, sementara posisi roda depan Sainz dinilai tidak cukup jauh, sehingga pembalap asal Spanyol dianggap bersalah dan diganjar penalti.

Williams menilai keputusan tersebut perlu ditinjau ulang. “Kami dapat mengonfirmasi bahwa kami telah mengajukan hak peninjauan kembali kepada FIA terkait penalti Carlos di Zandvoort. Penting bagi kami untuk memahami bagaimana cara membalap di masa depan, dan kami berharap hasil yang positif,” bunyi pernyataan tim, Jumat (5/9/2025).

Agar peninjauan dapat dilakukan, Williams harus menghadirkan bukti baru yang relevan dan belum pernah dipertimbangkan sebelumnya. Sainz mengaku telah berbicara langsung dengan steward pasca balapan dan merasa keputusan yang dijatuhkan tidak tepat.

“Saya mendapat kesempatan untuk berbicara dengan mereka selama 15 menit untuk menganalisis insiden. Sangat jelas bagi saya bahwa ketika mereka mendapatkan semua bukti, mereka menyadari keputusan yang diambil mungkin bukan yang terbaik,” kata Sainz.

Ia menambahkan, harapan masih terbuka jika ada analisis ulang. “Jika ada kesalahpahaman atau kurangnya bukti, maka masih ada waktu untuk membukanya kembali dan mengubah hasil,” ujarnya.

Komentar