Bangkinang Riverside Bakal Ditata Jadi RTH dan Ikon Baru Kota Bangkinang

Kampar, Pariwisata19 Dilihat

Kampar (Riaunews.com) – Bupati Kampar Ahmad Yuzar meninjau rencana pengembangan kawasan Bangkinang Riverside, Sabtu (31/10/2026) sore. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar berencana menata kawasan tersebut menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), ruang publik, sekaligus destinasi rekreasi baru bagi masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Ahmad Yuzar didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kampar Arif Kurniawan.

Selain melihat kondisi kawasan yang akan dikembangkan, Ahmad Yuzar juga berdialog dengan masyarakat sekitar. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan harapan terkait penataan Bangkinang Riverside.

Ahmad Yuzar mengatakan, Pemkab Kampar berkomitmen melanjutkan pengembangan kawasan tersebut setelah rencana penataannya belum terealisasi secara optimal selama beberapa tahun terakhir.

“Kita akan melakukan pengembangan dan penataan kawasan ini. Sudah cukup lama rencana ini tertunda, dan sekarang kita memiliki komitmen untuk mewujudkannya. Kita ingin Bangkinang Riverside menjadi salah satu ikon baru Kota Bangkinang,” ungkapnya.

Tak Hanya Jadi Ruang Rekreasi

Menurut Ahmad Yuzar, pengembangan Bangkinang Riverside tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan keindahan lingkungan. Penataan kawasan juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.

Dengan penataan yang terencana, kawasan tersebut diharapkan menjadi tempat berkumpul masyarakat, rekreasi keluarga, lokasi berolahraga, sekaligus pusat aktivitas ekonomi warga.

Keberadaan ruang publik yang representatif juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Kota Bangkinang.

Perencanaan Libatkan Perangkat Daerah

Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Yuzar turut memperhatikan kondisi kawasan yang direncanakan menjadi RTH. Ia menegaskan, perencanaan harus memperhatikan tata ruang, fungsi ekologis, estetika, kebersihan, keamanan, serta ketersediaan fasilitas pendukung bagi pengunjung.

Ia juga meminta Sekretaris Daerah bersama Dinas PUPR dan perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi serta mempersiapkan tahapan perencanaan secara terarah. Dengan begitu, pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan dan prioritas pembangunan daerah.

Melalui pengembangan Bangkinang Riverside, Pemkab Kampar berharap dapat menghadirkan ruang publik yang asri, tertata, nyaman, dan multifungsi. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Peninjauan yang disertai dialog dengan warga itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melibatkan masyarakat dalam pembangunan agar penataan kawasan sesuai dengan kebutuhan dan harapan warga.

Komentar