Salam Tiga Jari dan Penggunaannya dalam Aksi IndonesiaSadar

Oleh Dita Indah Sari

Pernah melihat seseorang mengangkat tiga jari sebagai bentuk penyampaian pesan? Gestur ini mungkin mengingatkan sebagian orang pada The Hunger Games, film yang menggambarkan perjuangan masyarakat menghadapi kekuasaan yang menindas. Namun, simbol tiga jari tidak hanya dikenal melalui layar film. Dalam aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil melalui gerakan #IndonesiaSadar yang berlangsung di sejumlah daerah, salam tiga jari turut menjadi simbol yang menarik perhatian.

Berawal Dari Film ke Jalanan

Gestur 3 Jari di Film Hunger Games Memiliki Makna yang Sama

Dalam The Hunger Games, salam tiga jari awalnya digunakan sebagai tanda penghormatan dan perpisahan. Seiring berkembangnya cerita, gestur tersebut menjadi simbol solidaritas dan perlawanan terhadap Capitol, penguasa yang menindas masyarakat Panem. Simbol ini kemudian melekat dengan keberanian masyarakat untuk menunjukkan dukungan satu sama lain di tengah situasi yang penuh tekanan.

Di luar dunia fiksi, simbol tiga jari juga digunakan dalam berbagai gerakan sosial dan aksi protes. Ketika dibawa ke ruang publik, maknanya dapat berkembang mengikuti situasi dan pesan yang ingin disampaikan oleh orang-orang yang menggunakannya. Gestur sederhana ini dapat menjadi cara untuk menunjukkan kebersamaan dan menarik perhatian terhadap persoalan yang dianggap penting.

Makna Salam Tiga Jari dalam Aksi #IndonesiaSadar

Para Demonstran Menggunakan Gestur 3 Jari yang Sama

Dalam aksi demonstrasi melalui gerakan #IndonesiaSadar, peserta mengacungkan tiga jari sambil menyuarakan slogan “Sadar Dipalak, Sadar Dibakar, Sadar Dimiskinkan.” Slogan tersebut menyoroti berbagai persoalan sosial, lingkungan, ekonomi, dan kebebasan sipil yang menjadi perhatian peserta aksi.

Setiap kata dalam slogan itu membawa pesan tersendiri. Kata dipalak menggambarkan keresahan terhadap praktik atau kebijakan yang dianggap membebani dan merugikan masyarakat. Sementara itu, kata dibakar berkaitan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada lingkungan serta kehidupan warga. Adapun kata dimiskinkan menyoroti kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi dan ketimpangan yang membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.

Melalui slogan tersebut, peserta aksi mengangkat sejumlah persoalan yang mereka anggap perlu mendapat perhatian. Pemilihan kata yang lugas membuat pesan gerakan mudah dikenali, sedangkan salam tiga jari menjadi gestur yang menyertai penyampaian aspirasi tersebut,Simbol yang dikenal melalui sebuah film dapat digunakan kembali oleh masyarakat untuk menyampaikan pesan dalam konteks berbeda. Maknanya tidak hanya berkaitan dengan cerita di layar, tetapi juga dengan situasi dan tujuan orang-orang yang menggunakannya.

Penggunaan salam tiga jari dalam aksi #IndonesiaSadar menunjukkan bagaimana sebuah gestur dapat menjadi bagian dari ekspresi masyarakat di ruang publik. Bersama slogan yang dibawa peserta, simbol tersebut hadir sebagai cara untuk menunjukkan solidaritas dan menyampaikan keresahan terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian mereka.

 

Komentar