Mantan Bupati Siak Arwin AS Meninggal Dunia, Afni Zulkifli Kenang Sosok Ayah dan Pembimbing

Siak21 Dilihat

Siak (Riaunews.com) – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Siak. Mantan Bupati Siak, H Arwin bin Ahmad Saruji, meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 07.28 WIB di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

Kepergian Arwin meninggalkan duka mendalam bagi Bupati Siak, Afni Zulkifli. Ia mengenang almarhum bukan hanya sebagai mantan kepala daerah, tetapi juga sosok ayah yang selama ini memberikan dukungan, bimbingan, dan kekuatan dalam perjalanan perjuangannya memimpin Kabupaten Siak.

Afni mengungkapkan, Arwin selalu memberikan keyakinan terhadap kemampuannya, bahkan ketika banyak orang belum percaya dirinya mampu maju sebagai Bupati Siak.

“Beliau selalu yakin dan memberi keyakinan. Beliau bersama berjuang dan memperjuangkan. Beliau tak setapak pun pernah meninggalkan saya sendirian. Tidak pernah,” kenang Afni.

Pesan Terakhir Arwin: Jaga Siak dan Jangan Menyerah

Menurut Afni, dukungan Arwin tidak pernah surut meskipun kondisi kesehatannya menurun. Setiap kali bertemu, almarhum selalu berpesan agar dirinya tetap kuat dan tidak menyerah dalam menjalankan amanah memimpin Siak.

“Kau Afni anakku, jangan pernah mundur. Jaga Siak. Kutitip Siak. Berjuanglah. Jangan menyerah,” demikian pesan Arwin yang terus diingat Afni.

Afni juga mengenang pertemuan terakhirnya dengan Arwin di rumah sakit. Saat itu, almarhum secara khusus meminta agar dirinya direkam ketika memberikan motivasi kepada Afni. Keduanya juga sempat berfoto bersama.

Dalam pertemuan tersebut, Arwin kembali menceritakan perjuangannya saat mendirikan Jembatan Siak yang kala itu menghadapi berbagai hambatan. Ia juga berpesan agar Afni tidak gentar memperjuangkan hak-hak masyarakat Siak, sekalipun harus menyampaikan tuntutan hingga ke Istana Negara.

“Jika sehat, aku pun akan ikut berdiri bersamamu di depan Istana meminta hak-hak Siak itu. Jangan lupa pakai baju putih, baju Bupati-mu itu. Doa dan dukungan rakyat pasti bersamamu,” kenang Afni mengutip pesan almarhum.

Bagi Afni, pesan tersebut menjadi pengingat atas besarnya perhatian Arwin terhadap masa depan Kabupaten Siak dan perjuangan yang harus terus dilanjutkan.

Afni Merasa Kehilangan Sosok Ayah

Afni mengungkapkan, wafatnya Arwin menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Siak maupun dirinya secara pribadi. Ia merasa kehilangan sosok yang selama ini menjadi tempat bersandar sekaligus sumber kekuatan ketika menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah.

Menurutnya, jasa dan pengabdian Arwin selama memimpin Kabupaten Siak akan selalu dikenang. Namun, kepergian almarhum terasa semakin berat karena sosok yang selama ini terus memberikan dukungan kini telah tiada.

“Siak kehilangan besar. Dan saya, sejenak seperti tidak berpijak. Seperti anak kehilangan bapak,” tulis Afni dalam ungkapan dukanya.

Afni mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, rumah duka berada di Jalan Thamrin, samping SMK Labor, kawasan Gobah, Pekanbaru.

Kepergian Arwin AS meninggalkan kenangan tentang pengabdiannya bagi Kabupaten Siak. Bagi Afni, pesan almarhum untuk menjaga Siak dan tidak menyerah akan terus menjadi pengingat dalam menjalankan amanah kepada masyarakat.

Komentar