Jadi Pemicu Banjir, 17 Bangunan Liar di Jalan Air Hitam Pekanbaru Segera Ditertibkan

Pekanbaru15 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 17 bangunan liar yang berdiri di sepanjang Jalan Air Hitam, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, segera ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru. Bangunan yang mayoritas digunakan sebagai warung tersebut berdiri di atas parit sehingga mengganggu fungsi drainase.

Tutup Parit, Picu Genangan

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Desheriyanto mengatakan keberadaan bangunan tersebut membuat saluran air tidak berfungsi optimal. Saat hujan turun, air melimpah ke badan jalan hingga masuk ke permukiman warga.

“Keberadaannya menutup parit, dan menyebabkan banjir. Parit itu ditimbunnya, sehingga air kalau hujan melimpah ke permukiman,” kata Desheriyanto, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, bangunan liar tersebut berada di sekitar gudang Alfamart. Penertiban dilakukan setelah adanya pengaduan masyarakat yang mengeluhkan genangan akibat parit yang tertutup bangunan.

Diminta Bongkar Mandiri

Desheriyanto mengatakan Satpol PP telah memberikan peringatan kepada para penghuni agar segera mengosongkan dan membongkar bangunan secara mandiri. Mayoritas bangunan yang akan ditertibkan tersebut terbuat dari kayu dan digunakan warga untuk berjualan.

“Dekat gudang Alfamart itu lokasinya, pengaduan masyarakat karena parit itu ditutup airnya melimpah ke jalan dan masuk ke permukiman masyarakat,” jelasnya.

Penertiban dilakukan seiring rencana normalisasi drainase di sepanjang Jalan Air Hitam. Pemerintah berharap pengembalian fungsi parit dapat memperlancar aliran air saat hujan sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Komentar