Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menargetkan pembangunan simpang sebidang di pertemuan Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Jenderal Sudirman rampung pada akhir Desember 2026. Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 23 persen dan masih berada di atas target jadwal pelaksanaan.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, simpang sebidang tersebut akan menghubungkan Jalan Arifin Ahmad menuju kawasan Purna MTQ melalui Jalan Jenderal Sudirman. Menurutnya, jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, ruas jalan itu sudah dapat dilalui kendaraan pada akhir tahun ini.
Progres Pekerjaan Capai 23 Persen
Edward menjelaskan, saat ini pekerjaan memasuki tahap pengerasan jalan. Sejumlah pekerja dan alat berat terus beroperasi di lokasi, termasuk melakukan pekerjaan yang memanfaatkan sebagian bahu Jalan Jenderal Sudirman.
“Untuk pengerjaan hingga tahap ini sudah 23 persen rampung dari target,” kata Edward, Minggu (2/8/2026).
Ia menegaskan progres pembangunan masih sesuai bahkan melampaui jadwal yang telah ditetapkan. Tahapan pengerasan jalan, menurutnya, berjalan lebih cepat dibandingkan target dalam time schedule proyek.
Dikerjakan Selama 180 Hari
Edward mengungkapkan pembangunan simpang sebidang sempat terhenti pada akhir 2025, namun kembali dilanjutkan pada Juni 2026. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender sehingga masih menyisakan sekitar lima bulan untuk penyelesaiannya.
Pembangunan simpang sebidang itu menelan anggaran sebesar Rp7,6 miliar yang bersumber dari APBD Kota Pekanbaru Tahun 2026. Proyek dikerjakan oleh PT Riau Mas Bersaudara sebagai kontraktor pelaksana, sedangkan pengawasan dilakukan oleh PT Sandi Arifa Consultant.







Komentar