Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan penanganan banjir di sejumlah wilayah rawan terus berlanjut sepanjang tahun ini. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah mengoptimalkan normalisasi drainase, anak sungai, hingga sungai, serta memperbesar dimensi saluran air di sejumlah titik untuk meningkatkan kapasitas aliran saat hujan deras.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan beberapa kawasan saat ini menjadi prioritas pekerjaan. Di antaranya normalisasi drainase di kawasan Arengka dan Jalan Paus yang selama ini kerap mengalami persoalan genangan.
“Nanti yang di Arengka dan Jalan Paus (normalisasi) drainasenya,” kata Edward, Senin (27/7/2026).
Selain itu, Dinas PUPR juga mengerjakan normalisasi drainase di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Rumah Sakit Awal Bros. Pekerjaan lainnya meliputi pembangunan dan pelebaran drainase di Jalan Darma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki, serta pembangunan drainase di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tuah Madani.
Fokus Tingkatkan Kapasitas Saluran Air
Edward menjelaskan pembangunan drainase di Jalan Suka Karya memiliki panjang sekitar 700 meter, sedangkan saluran yang dibangun di Jalan Darma Bakti mencapai sekitar 1,2 kilometer. Pekerjaan di Jalan Darma Bakti difokuskan pada titik-titik yang selama ini menjadi lokasi genangan dan banjir.
“Saat ini, pekerjaan kami fokuskan juga di Jalan Suka Karya dan Jalan Darma Bakti,” ujarnya.
Menurut Edward, sebagian ruas Jalan Darma Bakti sebenarnya telah memiliki drainase, sehingga pembangunan hanya dilakukan pada bagian yang belum tersambung. Pemko juga meningkatkan kapasitas saluran dengan membangun drainase berukuran lebih besar dibandingkan saluran lama. Langkah tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir saat curah hujan tinggi.







Komentar