Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan melanjutkan pekerjaan pembangunan simpang sebidang di persimpangan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman pada pekan ini. Proyek yang sempat terhenti tersebut kembali berjalan setelah izin dari Pemerintah Provinsi Riau resmi diterbitkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pekerjaan akan segera dimulai dengan tahap pengaspalan jalan sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan di kawasan Purna MTQ.
“Insyaallah minggu ini kita mulai pekerjaan. Izin dari provinsi sudah keluar, kemarin sudah ditandatangani,” ujar Edward, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, pembangunan simpang sebidang dilakukan melalui dua skema. Pekerjaan badan jalan dibiayai oleh Pemko Pekanbaru, sedangkan pembangunan taman di area persimpangan didukung melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Sakit Awal Bros.
Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Edward menjelaskan proyek tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar lima bulan. Simpang sebidang akan dibangun dengan lebar jalan mencapai 13 meter dan terdiri dari dua jalur yang dipisahkan median jalan.
Satu jalur akan melayani arus kendaraan dari Jalan Arifin Achmad menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II. Sementara jalur lainnya diperuntukkan bagi kendaraan dari arah pusat Kota Pekanbaru melalui Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Arifin Achmad.
Selain berfungsi mengurai kemacetan, kawasan simpang sebidang ini juga dirancang menjadi salah satu ikon baru Kota Pekanbaru dengan konsep taman berdesain modern.
Pemko berharap keberadaan akses baru tersebut dapat memperlancar arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk yang selama ini kerap menyebabkan kepadatan kendaraan di kawasan Purna MTQ. Dengan dibukanya simpang sebidang, kendaraan dari Jalan Arifin Achmad dapat langsung menuju arah bandara, sementara kendaraan dari pusat kota juga bisa langsung mengakses Jalan Arifin Achmad tanpa harus memutar.







Komentar